♥ King and Queen :

Friday, August 12, 2011

Info Seciput : Para fuqoha berbeza pendapat tentang hukum seorang muslim memasuki gereja.

Salam Ukhwah Dan Salam Jumaat Bloggers ...

Malam tadi lepas buka dah mula balik ber-beading dengan Sifu Shakila Kerk ^_^ sapa dia? Ouh.. dia sepupu sepapat Kurt Cobain, hebat kan dia? Duduk  Malaysia terus jadi penjahit manik.. nampak tak betapa Melayu nya Cik Kerk yang Amerikaaa tuu (0,o)  <-- Biasalahh .. greeting memang menyimpang punyaa! Abaikan~

Sambil-sambil menjahit macam macam la digosipkan.. kiranya pukul canang habis habis lah sebab dah berbuka kann.. Ecehh gile jahat! Aku tekun jahit sambil berzikir dalam hati (pentipuu!) yang dorang sambil jahit sambil stalker tenet se dalam lautan plus segarkan mata dok tatap blog Kak Senduk ;D Nakal nak mamposs kak senduk tu uollsss harharharharrr ^_^ ! Member dok selit topik pasal isu gereja tu .. macam macam pendapat keluar .. Nah aku dah entri kan info celah gigi pasal isu tu .. cuba selakk jap :

**Manusia tidak bijak dalam semua hal. Boleh jadi kita bijak dalam beberapa hal dan bodoh dalam beberapa hal yang lain. Itu sebab dalam Islam kita disuruh untuk bertanya kepada orang yang tahu, “Tanyalah kepada pakar, jika kamu tidak tahu.” - Pena Minang !  

Para fuqoha berbeza pendapat tentang hukum seorang muslim memasuki gereja.

1. Yang Memakruhkan


Ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menyatakan bahwa makruh hukumnya seorang muslim memasuki gereja atau tempat ibadah orang kafir.
Sebab tempat tersebut merupakan tempat berkumpulnya syaitan bukan kerana seorang muslim tidak punya hak untuk memasukinya. Keterangan ini boleh kita dapati pada kitab Hasyiyah Ibnu 'Abidin jilid 5 halaman 248.

2. Yang Membolehkan


Para ulama di kalangan mazhab Malikiyah dan Hanabilah serta sebagian ulama Syafi'iyah berpendapat bahwa seorang muslim diperbolehkan memasuki gereja atau tempat ibadah orang kafir lainnya.

Tapi sebahagian yang lainnya mensyaratkan harus ada izin dari mereka yang menggunakan tempat tersebut.

Keterangan seperti ini boleh kita baca pada kitab Kasyful Qana' jilid 1 halaman 294 serta kitab Hasyiyatul Jamal jilid 3 halaman 572.

Oleh karena itu hukum memasuki gereja seperti halnya untuk menghadiri perkawinan atau bertugas melakukan pekerjaan tertentu, bukanlah sesuatu yang diharamkan.

Asalkan selama orang muslim tersebut tidak melaksanakan hal-hal yang bertentangan dengan aturan-aturan agama. Meskipun demikian, sebaiknya dia tidak melakukannya kecuali jika dianggap perlu dan mendesak.

Yang Mutlak Diharamkan


Sedangkan hukum memasuki tempat ibadah orang kafir pada saat mereka sedang merayakan hari agama mereka adalah haram. Keharaman ini berangkat dari perkataan shahabat Umar bin Al-Khattab ra:

"Janganlah kalian memasuki tempat ibadah orang kafir pada saat mereka sedang merayakan hari agama mereka, karena kemarahan Allah akan turun kepada mereka." (Silahkan lihat kitab Al-Adab Asy-Syar'iyyah jilid 3 halaman 442).


Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh : )



**Sambil sambil tu jom senaman mata dengan mem-follow mellow
Kak Senduk kita yg nakal neh ;D tekann kuat2 header kat atas utk
link ke blog beliauu .. checkitout ~ 

4 comments:

azam said...

betul.....kalau boleh elakkan fitnah kan??

lagi bagus

ain1914 said...

Info yang sangat berguna... TQ

asamasin said...

thx sgt2.. :D

TheMuks [SCC] said...

Sharing is caring .. sama2 semuaa : )